Detail Tesis


Tesis
EMA SAHARA
Dibaca 42 kali
Yudisium 0000-00-00

IMPLEMENTASI METODE COOPERATIVE LEARNING DAN TAKRIR DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI TERHADAP PEMBELAJARAN QIRA'AH SAB'AH (STUDI KASUS DI PPTQ AL-HASAN BABADAN PONOROG)


Abstraksi :

Sahara, Ema. Implementasi Metode Kooperatif Learning dan Takrir dalam Meningkatkan Pemahaman Santri Terhadap Pembelajaran Qira’ah Sab’ah (Studi Kasus di PPTQ Al-Hasan Babadan Ponorogo). Tesis Program Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo. Dosen Pembimbing I Prof. Dr. H. M. Suyudi, M.Ag., Dosen Pembimbing II Dr. Arik Dwijayanto, M.A. Kata Kunci : Metode Kooperatif Learning, Metode Takrir, Qira’ah Sab’ah. Metode kooperatif learning dan takrir adalah dua pendekatan penting dalam pembelajaran Qira'ah Sab'ah. Berangkat dari sulitnya penguasaan materi mengenai pembelajaran Qira’ah Sab’ah, maka dibutuhkan strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman dengan memadukan kerja sama kelompok dan pengulangan materi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) Implementasi metode kooperatif learning dan takrir dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap pembelajaran Qira’ah Sab’ah di PPTQ Al-Hasan Babadan Ponorogo, 2) Faktor yang menjadi penghambat dan pendukung pada implementasi metode kooperatif learning dan takrir dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap pembeljaran Qira’ah Sab’ah di PPTQ Al-Hasan Babadan Ponorogo, 3) Implikasi metode koopertif learning dan takrir dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap pembelajaran Qirra’ah Sab’ah di PPTQ Al-Hasan Babadan Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan mengacu pada model Milles B.Huberman yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Implementasi metode kooperatif learning dan takrir dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap pembelajaran Qira’ah Sab’ah meliputi tiga tahap yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi; 2) Faktor penghambat dari metode kooperatif learning dan takrir adalah rasa malas pada santri dan waktu pelaksanaan kurang efisien. Dan faktor pendukungnya adalah kondisi santri yang baik dalam mempelajari materi, dukungan dari pengasuh, pengurus, dan para asatidz; 3) Implementasi metode kooperatif dan takrir dalam pembelajaran Qira’ah Sab'ah memiliki implikasi positif terhadap kualitas bacaan Al-Qur'an para santri berupa peningkatan dalam kefasihan membaca Al-Qur'an, perbaikan tajwid dan pelafalan Al Qur'an.


...
Chad Active 2h ago
...
Chad
Hello, Rian
12.31
Hello, Chad
What's up?
12.35
...
Chad
Thanks
When is the deadline of the project we are working on ?
13.00
The deadline is about 2 months away
13.10
...
Chad
Ok, Thanks !
13.15
Today
Tomorrow
Add Task
General Settings
  • Enable Notifications
  • Signin with social media
  • Backup storage
  • SMS Alert
Notifications
  • Email Notifications
  • New Comments
  • Chat Messages
  • Project Updates
  • New Tasks