Muhammad Asfani Ilham Putra Layali. 2025. Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Kecerdasan Intrapersonal Dalam Meningkatkan Nilai Karakter Diri Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Mambaul Huda Al-Islamiyah Ngabar Ponorogo. Ponorogo: Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam. Fakultas Pascasarjana, Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo. Pembimbing (I) Dr. Moh. Asvin Abdurrahman, M. Pd. I (II) Dr. Asaduddin Luqman, M. Pd. I Kata Kunci : Strategi Pembelajaran PAI, Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Intrapersonal, Karakter Diri Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran pendidikan agama islam (PAI) di MI Mambaul Huda Al-Islamiyah Ngabar Ponorogo, mendeskripsikan strategi pembelajaran pendidikan agama islam (PAI) berbasis kecerdasan intrapersonal di madrasah ibtidaiyah Mambaul Huda Al-Islamiyah Ngabar Ponorogo, mendeskripsikan cara meningkatkan nilai karakter diri siswa di madrasah ibtidaiyah Mambaul Huda Al-Islamiyah Ngabar Ponorogo dan mendeskripsikan serta menganalisis strategi pembelajaran pendidikan agama islam (PAI) berbasis kecerdasan intrapersonal dalam meningkatkan nilai karakter diri siswa di madrasah ibtidaiyah Mambaul Huda Al-Islamiyah Ngabar Ponorogo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi waka kurikulum, guru PAI, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Mambaul Huda Al-Islamiyah Ngabar Ponorogo dirancang secara variatif dan disesuaikan dengan karakteristik serta potensi siswa. Guru-guru mengintegrasikan pendekatan afektif, psikomotorik, dan intrapersonal dalam proses pembelajaran. Strategi yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung, refleksi diri, hingga proyek individu seperti menulis pengalaman pribadi dan membuat karya kaligrafi. Guru juga memberikan bimbingan personal guna membantu siswa mengenali diri mereka secara lebih mendalam. Pendekatan ini mendapat dukungan dari lingkungan madrasah dan suasana kelas yang kondusif, meskipun dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan waktu dan kompleksitas karakter siswa. Strategi pembelajaran berbasis kecerdasan intrapersonal ini terbukti berkontribusi signifikan terhadap peningkatan nilai karakter diri siswa. Melalui pengenalan dan pemahaman terhadap diri sendiri, siswa mampu membentuk sikap empati, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut ditanamkan tidak hanya melalui materi pelajaran, tetapi juga lewat pembiasaan dan keteladanan dalam kegiatan madrasah seperti infak rutin, kerja bakti, dan program muhadharah. Dengan demikian, pembelajaran PAI di madrasah ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga secara nyata membentuk karakter religius dan sosial siswa secara utuh.