Murtiru, 2024. One Day One Coin dan Sikap Peduli Sosial (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Magetan). Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Program Pasca sarjana, Institut Sunan Giri (INSURI) Ponorogo. Latar belakang penelitian ini adalah rasa kepedulian sosial antar siswa belum tertanam di dalam diri mereka. Hal itu ditunjukan dengan munculnya sikap individualisme. Banyak diantara peserta didik yang acuh terhadap lingkungannya ketika di sekolah karena hanya berfokus pada gadged. Salah satu sendi pokok ajaran agama Islam adalah zakat, infaq dan shadaqah, disamping sholat, puasa dan haji. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pelaksanaan program one day one coin di SMKN 1 Magetan? Bagaimana peluang pelaksanaan program one day one coin dalam membentuk sikap peduli social? dan Bagaimana tantangan pelaksanaan program one day one coin dalam membentuk sikap peduli sosial? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan one day One coin di SMKN 1 Magetan, apa peluang one day one coin di SMKN 1 Magetan dan apa tantangan one Day One Coin di SMKN 1 Magetan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun Teknik pengambilan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu: Sumber data primer, Sumber data primer adalah data yang diperoleh langsung dari guru dan siswa SMK Negeri 1 Magetan. Subyek penelitian ini adalah guru PAI dan Siswa SMK Negeri 1 Magetan Sumber data sekunder Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh dari dokumentasi,buku-buku, literatur, artikel serta berbagai sumber yang relevan dengan penelitian ini. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa program one day one coin dilaksanakan setiap hari di SMKN 1 Magetan yang merupakah salah satu bentuk Syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah Swt. Selain itu adanya peluang gemar membantu atau menolong seseorang yang mengalami kesusahan, memiliki jiwa empati atas kesusahan atau kesulitan yang dihadapi oleh orang lain, dan rajin mengunjungi atau menjenguk teman yang mendapatkan musibah atau sedang sakit serta memberikannya bantuan. Adanya tantangan yaitu masih ada siswa yang belum mengumpulkan one day one coin serta perolehannya semakin hari semakin menurun. Dalam Kesimpulan pelaksanaan one day one coin merupakan bentuk rasa Syukur atas nikmat dari Allah Swt dan membentuk sikap peduli sosial, namun masih ada tantangan adanya siswa yang kurang berpartisipasi dalam program One Day One Coin di SMKN 1 Magetan. Implikasinya terhadap siswa adalah untuk lebih bersemangat lagi dalam mengumpulkan one day one coin, serta terhadap guru lebih sengat lagi memotovasi siswa dalam mengumpulkan one day one coin dalam membentuk sikap peduli sosial.