Yasin Suheru (22.08.957). Implementasi Metode Tutor Sebaya Dan Metode Tilawati Dalam Meningkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Pada Siswa SDN Kalang 2 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi Tahun 2024. Tesis Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pasca Sarjana Institut Agama Islam, INSURI PONOROGO. Pembimbing Utama : Dr. ASADUDDIN LUQMAN, M.Pd. Pembimbing Pendamping : Dr. AGUS SETYAWAN, M.Si Kata Kunci : Tutor Sebaya, Metode Tilawati, Kualitas Bacaan Al-Qur’an Kurangnya pendidik dalam menerapkan metode Tilwati di sekolah, kurangnya kualitas bacaan siswa yang mana hanya 60% siswa dari 50 siswa kelas I sampai IV yang mampu membaca Al-Quran yang cukup bagus dalam hal tajwid , Makhorijul Huruf, dan Kelancarannya, selebihnya masih kurang dan belum bisa membaca Al-Qur’an.Dalam konteks itulah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini dapat dideskripsikan sebagai berikut: 1. Bagaimanakah implementasi Metode Tutor Sebaya terhadap peningkatan kualitas bacaan Al-Quran Siswa SDN Kalang 2 Kabupaten Ngawi setelah menerapkan Metode Tutor Sebaya dalam pembelajaran Al-Qur’an? 2. Bagaimanakah implementasi Metode Tilawati pada peningkatan kualitas bacaan Al-Quran siswa SDN Kalang 2 Kabupaten Ngawi setelah menerapkan Metode Tilawati dalam pembelajaran Al-Quran? 3. Bagaimanakah implementasi Metode Tutor Sebaya dan metode Tilawati terhadap peningatan bacaan Al-Qur’an siswa SDN Kalang 2 Kabupaten Ngawi? Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa deskriptif kualitatif yang terdiri atas 3 (tiga) bagian yaitu data reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Implementasi Metode tutor sebaya dan metode Tilawati dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa SDN Kalang 2, dalam penerapannya mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an karena semua indikator yang telah ditetapkan dapat tercapai, dan adanya peningkatan kualitas membaca Al-Qur’an siswa dalam ketiga hal sudah 82% siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, baik itu dari segi kelancaran siswa, dalam hal tajwid, maupun makharijul huruf. Serta guru lebih mudah menyampaikan materi dibandingkan dengan tanpa menggunakan tutor sebaya.